Dampak Media Sosial Dalam Kehidupan Saya


Memasuki challenge hari kelima ini, saya masih semangat karena tema yang diberikan semakin menarik. Kali ini tema tentang media sosial. Pas banget dengan harapan saya. Soalnya sudah lama saya ingin curhat tentang dampak sosial media pada kehidupan saya. Terkadang, bijak menggunakan media sosial itu, sering terlupakan saat stalking di media sosial, kerap kali membuat saya lalai. Mungkin bukan hanya saya yang mengalami hal seperti ini, saya yakin banyak orang yang mengalami seperti yang saya alami. Sebab tidak jarang sesemak curhat tentang efek yang ditimbulkan media sosial terhadap hidupnya, apakah itu berdampak baik ataupun berdampak buruk.

Dampak Negatif Media Sosial.


Saya bahas dulu dampak negatif yang pernah saya alami, ya. Sebab, walau saya berusaha bijak menggunakan media sosial, namun tetap saja saya sering merasakan lebih banyak dampak negatifnya, walaupun dampak positifnya juga cukup baik untuk diri saya.

1. Sering lupa waktu

Dampak buruk yang paling saya rasakan adalah, sering lupa waktu. Niat hati sih, hanya sebentar saja bikin status di Facebook, lalu stalking sebentar ke akun liminasi teman teman. Namun, yang terjadi seringnya malah kebablasan. Waktu terbuang berjam jam, hanya untuk membaca dan komentar di liminasi frenlist saya.

2. Lalai dengan urusan rumah tangga

Terkadang saya merasa seperti kecanduan dengan media sosial, apakah itu facebook, instagram, tweeter, ataupun telegram. Rasanya belun afdol jika sehari saja belum berselancar di dunia maya ini. Pernah saya merasa dunia maya itu lebih menyenangkan dari pada dunia nyata, Betapa miris, bukan? Untungnya, suami cepat mengingatkan saya, walau sempat terjadi adu argumen, namun jauh di dalam lubuk hati saya, saya meng-aminkan semua perkataannya. Kebayangkan, pekerjaan ibu rumah tangga yang tidak punya asisten? Dikerjakan saja terkadang nggak ada habisnya, apalagi disambi main gadged, berantakan deh semua urusan rumah tangga.

3. Menimbulkan Penyakit Hati

Mungkin, mereka tidak bermaksud pamer, mempertontonkan harta kekayaannya di media sosial, ataupun mempertontonkan kemesraan keluarganya, namun, ada saja rasa gimana gitu dalam hati, walaupun hanya sejenak. Namun ternyata jika keseringan, hal tersebut membuat diri suka membandingkan apa yang saya miliki dengan yang mereka miliki. dan akhirnya berujung pada tuntutan kepada pasangan. Dan parahnya lagi semua ketidak berdayaan itu dilimpahkan ke pasangan. Hal ini sangat berbahaya bagi kelangsungan rumah tangga, bukan?. Hingga akhirnya saya tersadar, dan kini bisa lebih bijak dalam menyikapi media sosial.

Dampak positif Media Sosial


Tapi, sebenarnya dampak media sosial itu banyak juga nilai positifnya.

1. Menjalin komunikasi

Sejak ada media sosial, komunikasi bisa kembali terjalin dengan teman yang lama sudah terputus. Seperti teman teman semasa sekolah ataupun kuliah dulu. Begitu juga dengan sanak saudara yang sudah lama tidak bertemu, dengan mudah semua terhubung di jejaring media sosial. Bahkan saya bisa bergabung dengan berbagai komunitas, mulai dari komunitas olsho, penulis, blogger dan design canva. Kami saling sharing dan saling suport demi kemajuan bersama.

2. Tempat berbisnis

Sebagai ibu rumah tangga yang sudah tidak lagi bekerja ke luar rumah, media sosil menjadi sarana yang sangat menjanjikan untuk bekerja dari rumah. Misalnya menjadi emak olshop, atau juga sebagai penulis, sebagai marketer, ataupun reseller. Banyak yang sudah membuktikan penghasilan dari onshop ini bisa mencapai angka yang fantastis. Walau pun saya belum terbilang sukses mencapai penghasilan yang tinggi, namun saya juga menjadikan media sosial sebagai tempat untuk menambah penghasilan.Walau hasilnya masih recehan, namun saya bersyukur, masih bisa menghasilkan walau memakai daster sambil ngurus rumah tangga, hehe...

Nah itu dampak media sosial dalam kehidupan saya, jadi sekarang setelah melalui berbagai proses, kini saya mulai bijak menggunakan sosial media. Bagaimana dengan, sahabat blogger?


8 komentar:

  1. Intinya kita hrs bijak menggunakan media sosial ya mbak dengan memperhatikan waktu yg tepat untuk menggunakannya. Jangan asal memasukkan foto atau curhatan untuk menjadi konsumsi publik di medsos...salam kenal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak, jangan sampai kita lupa waktu dan lupa ngurusin yang lain gara gara stalking di medsos, salam kenal juga mbak yuni, terimakasih sudah mampir

      Hapus
  2. Hikz, media sosial juga sering melalaikanku. Harus lebih bijak mengatur waktu, nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip, mbak, jangan sampai kita lalai karena media sosial

      Hapus
  3. Sama mba. Plus minus media sosial yang mba sebutin itu aku rasain. Tapi aku tambahin. Kalau aku prioritas utama media sosial sekarang buat kerja karena harus share ini itu tulisan udah gitu buat saya medsos juga buat belajar. Karena saya ngikutin para ahli. Jadi saya suka belajar dari status dan ilmu yanh mereka bagikan di medsos mereka

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak, saya juga mulai beralih kesana, media sosial untuk cari tambahan penghasilan, haha

      Hapus
  4. Saya juga sering lupa waktu nih. Kirain bentar, engga tahunya 15 menit lewat begitu saja.
    Makasih sharingnya Mbak...

    Btw...templatenya keren ih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga kita bisa lebih di siplin ya mbak, makasih templet nya ini emang saya percantik

      Hapus