Berwisata Edukasi di Museum Ikan Air Tawar, Taman Mini Indonesia Indah


Saya lupa ini kunjungan yang keberapa kalinya ke museum air tawar taman mini, sebab saya suka mengajak anak anak berwisata sambil menambah pengetahuan mereka. Anak anak jug sangat senang kalau di ajak ke Taman Mini, selain jaraknya dekat dari rumah, tempat ini juga sangat luas, dan banyak menyajikan permainan. 

Museum air tawar adalah tujuan utama kami, sebelum mengunjungi wahana lain. Anak anak memang sangat suka melihat ikan. Bahkan sebelum masuk museum kami berhenti sejenak di teras museum untuk memberi makan ikan yang ada di kolam. Di sana ada pedagang yang menjual makanan ikan. Kami pun tak mau ketinggalan berpartisipasi. Si kecil dan kedua kakak nya sangat bersemangat melemper pelet ke kolam, mereka tertawa geli saat ikan di kolam berebut makanan yang mereka lempar. 

Setelah puas memberi makan ikan, kami masuk ke museum, dengan membayar tiket 20 ribu, per orang. Si kecil sangat girang, ia berlarian mendekati ikan yang menarik perhatiannya. Sementara kedua kakaknya langsung lari menuju ikan listrik. Mereka sangat antusias dengan ikan ini, setelah mendengar penjelasan abinya.
Saya dan suami bagi tugas, sebab ke tiga buah hati kami ini, mempunyai selera yang berbeda tentang ikan. Saya bertugas mengawasi si kecil sementara si ayah mengawasi ke dua kakaknya. Si bungsu lebih tertarik dengan ikan yang berukuran kecil dan warna warni, mungkin karena usianya masih tiga tahun.  Sementara ke dua kakaknya lebih tertarik dengan cerita ikan ikan unik. Ada beberapa ikan yang cukup familiar di mata mereka, karena pernah menonton film kartun, seperti nemo, ikan buntal, ikan hiu dan ikan unik lainnya.

Setelah puas menjelajahi beraneka ragam ikan di dalam aquarium, kami menuju pintu keluar dengan memutar menaiki anak tangga yang melingkar lalu keluar dari sebuah goa buatan. Pemandangan dari atas sini sedikit berbeda dengan yang ada di dalam ruangan. Walau hanya air terjun dan sungai buatan, tapi terlihat sangat alami. Warna warni ikan lohan, mendomunasi kolam kolam kecil dengan air terjun di setiap tingkatannya. Kami menusuri jalanan yang menurun, anak-anak sangat bersemangat berjalan menurun di samping kolam yang menyerupai sungai ini. 


Pintu keluar mengarah pada museum serangga, karena tiket museum air tawar satu paket dengan museum serangga, jadi sayang kan kalau di lewatkan. Karena sudah beberapa kali ke tempat ini, anak anak sudah faham kemana tujuan selanjutnya. Yapt, berburu kupu kupu di taman. Walau tidak bisa di tangkap, tapi mereka suka mengejar kupu-kupu dan capung yang berterbangan di sekitar mereka. 













Setelah puas berlarian mengejar kupu-kupu dan capung, kami pun beristirahat di taman. Letaknya tepat di samping museum serngga, di sini juga tersedia mushola dan beberapa pedagang yang menjajakan makanan dan jajanan. Ada juga yang menjual mainan anak dan souvenir khas TMII. Di sini kami sudah punya langganan sendiri, yakni ayam bakar dan ikan bakar, saya lupa nama warungnya, yang jelas warung ini selalu ramai pengunjung.

3 komentar:

  1. Halo Mbak, salam kenal. Anak saya seneng banget main ke sana, kami sudah 2 kali mengunjungi museum air tawar. Efeknya di rumah jadi melihara ikan, demi memuaskan kesenangan. hehehe

    BalasHapus
  2. Mbak sudah beberapa kali saya ajak anak-anak ke sini.. Soalnya mereka suka ikan.. Jadi langganan kalau ke TMII mampir ke sini

    BalasHapus
  3. Mbak sudah beberapa kali saya ajak anak-anak ke sini.. Soalnya mereka suka ikan.. Jadi langganan kalau ke TMII mampir ke sini

    BalasHapus